Israel menghancurkan desa Badui Al-Araqeeb untuk ke-139 kalinya

14

Metor Padang.com  uldoser Israel menghancurkan desa Badui yang tidak dikenal di Al-Araqeeb di gurun Negev di Israel selatan untuk ke 139 kalinya kemarin pagi. seperti dolansir dari Middle East Monitor, Jumat, (1/2/2019).

Penduduk desa Al-Araqeeb melaporkan bahwa pasukan Israel dan unit “Yoav” dari Otoritas Pembangunan Negev Israel menyerbu desa, mengawal buldoser dan kendaraan yang melakukan pembongkaran.

Perempuan, anak-anak, dan orang tua dievakuasi tanpa mendapat perlindungan.

Tiga wanita, bersama dengan ketua desa, Ahmad Khalil Abu Mdeighem, ditahan oleh pasukan Israel dan dibebaskan beberapa jam setelah pembongkaran dilakukan.

Operasi penghancuran di Al-Araqeeb oleh Israel dilakukan dalam upaya untuk memaksa penduduk Badui untuk pindah ke kota-kota yang telah disiapkan oleh pemerintah Israel.

Seperti 34 desa Badui lainnya yang “tidak dikenali” oleh Israel, Al-Araqeeb tidak menerima layanan apa pun dari pemerintah Israel dan terus-menerus mengalami ancaman pengusiran dan pembongkaran rumah.

Desa-desa yang “tidak dikenal” ini didirikan di Negev setelah perang Arab-Israel 1948 menyusul pembentukan negara Israel, ketika sekitar 750.000 warga Palestina diusir secara paksa dari rumah mereka dan dijadikan pengungsi.

Banyak orang Badui dipindahkan secara paksa ke lokasi-lokasi desa selama periode 17 tahun ketika orang-orang Palestina di Israel diperintah berdasarkan hukum militer Israel, yang berakhir tak lama sebelum pengambilalihan militer Israel atas Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, pada 1967 .

Sekarang lebih dari 60 tahun kemudian, desa-desa Badui belum secara hukum diakui oleh Israel dan penduduk mereka hidup di bawah ancaman pembongkaran yang terus-menerus dan pemindahan paksa.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY