Metro Padang.com-Saya ketika beberapa bulan tinggal di kost an bersama kakak kandung saya untuk berkuliah di perguruan tinggi dengan spp yang cukup murah pada waktu itu.

Tinggal di kost 2 x 2 meter dengan sepeda motor mio butut , saya bertahan dengan kerasnya kota besar ini dengan cara berjualan stiker keliling di buat tambahan kuliah , modal untuk jualan dari mana ?!

Saya keliling surabaya bawa contoh sedikit stiker yang sudah saya produksi , jelas penolakan dan ghibahan sudah jadi bagian dari kehidupan jualan pada waktu itu.

Tidak banyak yang se gila saya , keliling surabaya dengan motor mio tanpa jaket hingga membuat kulit terbakar , tapi semua saya lakukan dengan ikhlas , semua adalah proses , hingga saya jadi penyedia stiker distro terbesar di surabaya.

Sampe akhirnya proses ini membuat saya untuk bisa bertahan bahkan menjadi penduduk surabaya dengan membeli banyak properti di kota ini dengan cara improve dan membuat usaha usaha baru untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Apakah berikutnya saya akan ke kota lain yang lebih besar? Saya tidak pernah tau , yang jelas tanpa ada sebuah kenekatan tidak akan ada perubahan yang besar !

Jadi modal adalah sebuah keberanian !!!
Bermodalkan mio kuning butut dari kota mojokerto saya memutuskan untuk menempuh pendidikan di SURABAYA.
.
Pada waktu itu yang saya pikirkan hanyalah bagaimana bisa bertahan hidup tanpa merepotkan orang tua , saya menjadi penjual stiker & kaos keliling ke distro distro , puluhan owner distro adalah saksi mata kemiskinan saya pada waktu itu memang nyata adanya.
.
Pada tahun 2010 saya bertemu @deltahesti di event kecil yang saya buat , di sebuah cafe yang bernama MAGNETZONE , tidak terlintas sedikitpun saya dengan istri untuk bisa menemukan sukses bersama.
.
Karena yang kita pikirkan pada waktu itu hanyalah bagaimana supaya kita bisa bertahan hidup dan tidak merepotkan orang lain ( hutang ) , meski kita tidak kaya tapi memang kita anti dengan yang namanya hutang.
.
Tahun 2015 saya memberanikan diri untuk menikah dengan istri , wedding kami sangatlah murah , sampe akad nikah pun di laksanakan di rumah saya , karna istri dan orang tua hanya tinggal di kost an.
.
9 tahun berlalu , kami menata struktur bisnis dari level lapak sampe level nasional , berhasil memperkerjakan ratusan umkm dan memberdayakan ratusan karyawan.
.
Kalo kami berdua bisa , kenapa kalian selalu beralasan “ gak punya modal “ dan “tidak punya koneksi “.(MP)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY