Ali Mukhni Optimis PAN Raih Kursi Terbanyak dan untuk  Ketua DPRD Sumbar

86

Metro Padang.com – Padangpariaman ,Pada pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2019 Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Barat membidik kursi pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat . PAN Sumatera Barat berupaya memperoleh minimal 13 kursi dari 65 kursi total kursi yang ada di DPRD Sumatera Barat.

Ketua DPD PAN Sumatera Barat, Ali Mukhni mengatakan target 14 minimal kursi di DPRD Sumatera Barat adalah target minimal. Target itu meningkat dari 8 kursi yang diperoleh PAN pada pemilu 2014 silam.

“Usaha dan berdoa agar PAN menang di Sumatera Barat dengan memperoleh minimal 13 kursi tingkat Sumatera Barat. Kita berjuang untuk ummat dan rakyat, semoga bisa menang pemilu 2019 yang tinggal hitungan hari,” ujarnya di Pariaman, Kamis (7/2) pagi.

Ali Mukhni optimis PAN menang di Sumatera Barat. Keyakinan tersebut bukan tanpa sebab. Komposisi dan susunan caleg yang diusung PAN Sumatera Barat yang kembali mengikutkan calon petahana.

Disamping itu, susunan caleg partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu, juga diisi deretan politisi senior yang potensial mendongkrak perolehan kursi PAN di seluruh daerah pemilihan Sumatera Barat.

“Caleg kita merata di seluruh dapil. Kawan-kawan berkompetisi secara sehat. Saya kira dengan komposisi caleg yang kita usung, target dapat tercapai. Kita berharap di seluruh dapil PAN mendapatkan kursi,” ulasnya.

Sebagai politisi yang cukup sukses menjadi Bupati Padangpariaman dua periode, Ali Mukhni kadang tidak pelit membagi pengalaman dan taktik sosialisasi kepada caleg.

“Kursinya adalah menjalin jembatan hati dengan masyarakat. Datang dan mendengarkan keluhan masyarakat, itulah kuncinya. Wakil rakyat harus dekat dengan rakyat dan kampanye adalah masa meyakinkan masyarakat untuk caleg bersangkutan,” lanjutnya.

Dalam koordinasi dan komunikasi dengan dengan seluruh caleg PAN Sumatera Barat dan kabupaten/kota se Sumatera Barat, Ali Mukhni menekankan agar caleg melakukan pendidikan politik kepada masyarakat saat berkampanye.

“Kita meminta agar tidak ada praktik kampanye hitam yang dilakukan caleg PAN. Praktik seperti itu hanya akan merusak demokrasi yang saat ini terus menujukkan kematangannya. Di berbagai kesempatan saya terus pesankan kepada seluruh caleg agar melakukan pendidikan politik saat kampanye. Semuanya bertarung dengan ide dan gagasan, visi dan misi,” pungkasnya. (rilis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY